Sensor Games/KINECT Sebuah Metoda Alternatif AFR (aktifitas fisiologis dan rekreasi) I. (pendahuluan).

Awalnya sebuah poster acara sebuah pameran seni mengenalkan saya pada sebuah istilah Homo Ludens, sebuah konsep yang memahami bahwa manusia merupakan seorang pemain yang memainkan permainan. Kata permainan mengingatkan saya pada AFR (aktifitas fungsional dan rekreasi), sebuah buku pegangan sekolah, fotokopian, lapuk, cetakan 1993.

Aktivitas fungsional merupakan bentuk kegiatan untuk memenuhi kewajiban fungsional (perawatan diri hingga kegiatan produktif). Aktivitas fungsional baru bisa dilakukan jika seseorang memiliki kemampuan fungsional, yaitu kemampuan individu untuk menggunakan kapasitas fisiknya.

Kapasitas fisik merupakan kondisi fisik yang dimiliki baik yang tersedia maupun secara potensila (dikembangkan). Pengalaman bisa menjadi rangsangan yang akan diterima oleh pengindraan yang nantinya akan meningkatkan kapasitas fisik, dan membangun kemampuan fungsional.

Sebenarnya AFR bisa menjadi salah satu sarana terapi (selaian sarana yang lain, terapi latihan, sumber fisis, dll) guna memperbaikai atau meningkatkan kapasitas fisik baik yang bersifat motorik, sensorik, kognitif atau psikologic. AFR bisa dilakukan dengan menggnakan alat bermain seperti berbagai bentuk kubus atau bola, boneka,dll, sanyangnya beberapa penolakan ditemui oleh karena alat tersebut kurang menarik lagi bagi si anak. Bisa kita bayangkan jika seorang anak selama 30 menit setiap hari hanya memindahkan kubus atau bola kedalam keranjang, tentu itu menjadi hal yang sangat membosankan. Oleh karena itu kinect game bisa menjadi sebuah metoda alternative dalam AFR.

Bermain Motorik Kasar dengan Kinect.

(https://www.facebook.com/pages/UP-CLUB-Down-Syndrome-Bali/205254272893653?fref=ts)

Sensor games/Kinect merupakan visualisasi interaktif, sebuah visualisasi yang dihasilkan sebagai respon dari gerak tubuh yang dilakukan. Visual ang dihasilkan pun sangat beragam baik secara bentuk maupun secara warna.Rangsangan visual yang di tampilkan akan ditangkap oleh indra penglihatan sebagai sesuatu yang menarik , ketertarikan ini akan memungkinkan anak membuka diri terhadap informasi dari luar yang nantinya akan membuat anak memunculkan persepsi terhadap visual yang dilihatnya. Persepsi ini menjadi penting dalam melatih anak untuk beradaptasi, karna keutuhan persepsi, olehkarena pemberian rangsasngan visual, menjadi salah satu cara untuk melaih anak menciptakan persepsi.

Perhatian yang muncul sebagai akibat ketertariakan terhadap visual yang ada akan membuat kita misa menyampaikan informasi yang ingin kita sampaikan pada anak, informasi disini misalnya, cara memainkan permainan tersebuat, atau gerakan apa yang kita ingin anak itu lakukan, atau pola apa yang ingin dicapai oleh anak tersebut. Variasi geraan juga sangat dimungkinkan, baik gerakan motorik kasar maupun gerakan motorik halus.

Latihan Motorik Halus dengan Kinect

(https://www.facebook.com/pages/UP-CLUB-Down-Syndrome-Bali/205254272893653?fref=ts)

Selain itu pemberian permaian dengan mengkombinasikan visual dan gerak penting untuk melatih kemahiran body scheme atau postural model, sebuah konsep tentang konstruksii anatomi dan bagaimanan anggota tubuh saing ekerjasama dan berhubungan saat bergerak.

Jadi hal yang bisa dilakukan. Pada kenyataannya setiap bentuk aktifitas fungsional dan rekreasi merupakan suatu kegiatan yang melibatkan fungsi motorik, sensorik dan kognitif secara integrative. Dan jika manusia sebagai makhluk yang suka bermain (homo ludens) maka permainan sebagai bagian dari AFR (aktifitas fungsional dan Rekreasi) hendaknya menarik sehingga anak-anak bisa membuka diri secara gembira terhadap rangsangan informasi yang diberikan, dan Bermain dengan Sensor games/Kinect bisa menjadi alternative.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s